Ansor Jabar-Dede Yusuf Berantas Vila Liar
Bogor (GP-Ansor): Gerakan penghijauan yang selama ini menjadi langkah Ansor Jawa Barat tampaknya bersinergi dengan Program Pemda Jawa Barat. Apalagi Wakil Gubernur Jawa Barat berani meminta pejabat negara negara tak punya vila di kawasan Puncak. “Gerakan ini semata-mata untuk penyelamatan lingkungan. Ini selaras dengan langkah Ansor dalam mengembalikan blok hijau.”
Demikian dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf saat penanaman pohon dalam rangka pemulihan kualitas lingkungan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kec Cisarua, Kabupaten Bogor 4 Maret 2009. Adapun sejumlah menteri yang hadir Menteri PU Djoko Kirmanto, Menhut M.S. Ka’ban, Mentan Anton Apriantono, Menteri LH Rachmat Witoelar dan Sekretaris PW Ansor Jawa Barat, Iwan Alamsyah.
Diakui Dede, Bopuncur merupakan kawasan strategis dan menjadi kawasan lindung bagi konservasi DAS Ciliwung yang airnya mengalir sampai Ibu Kota Jakarta. “Para menteri yang hadir di sini saya yakin tidak punya vila di kawasan terlarang karena menteri menterinya zaman reformasi,” jelasnya.
Selama ini pemerintah kesulitan menertiban kawasan Bopuncur karena banyak berdiri vila yang dimiliki orang kuat Jakarta, termasuk sejumlah pejabat Orde Baru dan para pensiunan jenderal. “Bersama empat menteri yang hadir di sini, kita akan tegas menegakan aturan. Tapi Pemprov harus dapat support pusat,” ungkap Dede.
Lebih jauh kata salah satu nominasi capres PAN ini, dia mengusulkan pemerintah pusat memberi kewenangan kepada daerah dalam pengelolaan DAS Ciliwung. Wagub juga minta pemerintah pusat menyelamatkan seluruh DAS. “Jangan karena Ciliwung melintas ibu kota negara lalu pusat begitu serius. Kita ingin seluruh DAS diselamatkan,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris PW Ansor Jawa Barat, Iwan Alamsyah mendukung langkah Wagub Jawa Barat, Dede Yusuf yang menertibkan vila-vila liar, alias tak memiliki izin. “Tampaknya agenda Ansor juga memiliki kesamaan pandangan dengan Dede Yusuf, karena itu kita mendukung langkah menertibkan vila-vila yang tak memiliki ijin,” katanya.
Menurut Iwan, Blok Hijau yang sempat diluncurkan Ketua umum Saifullah Yusuf sudah berjalan di beberapa daerah, Garut, Tasikmalaya, Depok dan lain-lainnya. “Beberapa waktu lalu, sudah berjalan aksi penghijauan di Garut, aksi penanaman pohon cemara, Tasikmalaya pohon buah-buahan dan Depok menanam pohon belimbing,” jelasnya.
Yang jelas, kata Iwan, pihaknya juga akan bekerja sama lebih jauh bersama dengan Dede Yusuf dalam penyelamatan kawasan Bogor, Puncak dan Cianjur, bukan hanya menertibkan vila, namun juga dengan aksi ke lapangan untuk menanam berbagai pohon.
Sementara itu, Menteri LH Rachmat Witoelar memuji komitmen dan keberanian Wagub Dede Yusuf. ”Kita senang punya Wagub yang begitu paham dan mencintai lingkungan. Dia ibarat ade saya saat dulu di Komisi VII DPR. Sekarang ade saya ini dapat mandat rakyat Jabar untuk menyelamatkan lingkungan. Mari kita dukung ramai-ramai,” jelas Rachmat. [eko]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ass terima kasih atas sarannya,insya allah akan kami tindak lanjuti